www.anitablog.tk

31.07.05

JOMBLO VS COMMITMENT

Filed under: General

Lebih asyik jadi Jomblo atau sudah berkomitmen ya?

Simak untung-ruginya berikut ini:

Jomblo — untungnya

* Tidak perlu memberi penjelasan anda baru dari mana, melakukan apa atau pergi dengan siapa.
* Kapanpun bisa hang out bareng teman-teman wanita atau pria dan tidak perlu merasa bersalah karena si dia tidak anda ajak.
* Memiliki banyak waktu untuk bersosialisasi dengan teman-teman anda (pria atau wanita).
* Tidak perlu khawatir pada kata selingkuh ketika bertingkah sedikit “menggoda” cowok ato cewek yang sudah sejak lama diincar (hati-hati, jangan sampai menggoda kekasih orang).
* Tidak ada yang menguliahi anda tentang banyaknya uang yang harus dibelanjakan untuk pakaian, parfum atau asesoris.
* Menghemat tagihan pulsa, karena tidak ada lagi kewajiban untuk saling telepon setiap hari.

Jomblo — ruginya

* Anda mungkin akan merasa sendirian setiap weekend, ketika semua teman sibuk berkencan.
* Anda akan menjadi akrab dengan tempat penyewaan VCD, DVD atau Taman Bacaan.
* Tidak ada pelukan hangat yang bisa menenangkan ketika anda mengalami hari yang buruk.
* Kesepian.
* Gelisah karena telah kehilangan cinta.
* Bingung mencari teman untuk menemani ke pesta atau kondangan.
* Berpikir bahwa anda adalah wanita terakhir di dunia ini yang masih menjomblo.

Berkomitmen — untungnya

*Memiliki seseorang untuk berbagi.
* Ada orang lain yang memikirkan anda.
* Punya pasangan tetap untuk kencan pada hari apapun setiap minggunya.
* Perasaan nyaman karena ada orang yang bisa anda andalkan.
* Melewati kencan romantis bersama.
* Ada seseorang yang anda perhatikan dan memperhatikan anda.

Berkomitmen - ruginya

* Wajib memberi penjelasan kenapa anda pulang terlambat dan siapa pria yang sering menelpon.
* Mengurangi hang out dengan geng anda, terutama teman-teman pria.
* Berat badan bertambah karena anda mulai merasa nyaman dengan hidup anda (tidak perlu lagi mengejar pria).

Dimanapun posisi kamu sekarang, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan.
Jadi, baik di posisi Jomblo atau berkomitmen, just have fun and make the most of it.
Ok guys…???

Sumber : http://herry.tk

30.07.05

ADA APA DENGAN C-YANK . . . ???!!!

Filed under: Journal

Hmm . . . ikz ikz ikz :( kenapa dengan hati dan perasaanku dr kmaren ga enak, and sperti ada something dari c-yankku,bukannya aku berperasa yg buruk, tapi kenapa disaat aku ngerasa kangennnnnnn ama c-yankku rsnya pgn nangissss, and akhirnya smlm aku luapkannn aku keluarkannn semua air mataku, biar rs kangenku bisa lega, namun kenapa td pageeeee abis mandi aku ngerasa ada sesuatu yang terjadi pada c-yankku . . . memang kuakui aku tidak sesempurnah dengan yang lain, aku banyak kekurangannya, dan aku ga tau knapa hubunganku selallu banyakkkkkk bangetttttttt cobaan and godaannnnn, memang hubunganku ama c-yankku long distance alias jarak jauhh semuanya kupasrahkan ama ALLAH SWT, coz hanya DIA yang bisa mengatur dan hanya WAKTU-lah yang menentukan semuanya, aku hanya bisa berdo’a . . . berdo’a . . . dan berdo’a tentunya selallu dengan berusaha berusaha dan berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik for c-yankku tapi . . . ahhhhh aku tidakkkkkkkk tauuuuuuu . . wes mbuhhhhhh ahhhhhhhh smoga dengan perasaanku ini allah memberiku kesabaran, ketabahan, dan kepercayaan untuk menjalaninnya dengan apa adanya, dan dengan baik amien . . .
for c-yankku kl mang ada sesuatu yang ingin disampaikan untukku, kumohon c-yank bisa mengatakannya dengan jujur, coz aku selallu mengkhawtirkan c-yank, mencemaskannya . . .i mss you and i love you 4ever hmmuuuaacchhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh . . .

27.07.05

* INFO *

Filed under: Lyric

*Album Lembut ‘Pengantar Tidur’ *

http://www.tembang.com/resensi/images/res_200552711492620215324560.jpg
KERJA KERAS! Hal itulah yang kini dirasakan oleh Nina Tamam, mantan personil grup vokal warna. Pilihannya untuk keluar dari grup vokal yang membesarkan namanya selama sebelas tahun, diakuinya memang sudah dipikirkan masak-masak. Pilihan lainnya adalah kemudian dia tampil sebagai penyanyi solo. Sebuah realitas yang banyak diambil oleh anggota kelompok vokal dimanapun. Dan Nina pun memilih konsentrasi di album solo.

Album solo pertamanya diberi titel NINA. Pilihan self titled ini sekaligus ingin memberi penegasan, Nina yang sekarang adalah Nina yang sendiri bersolo karir. Untuk menghapus ambigu lantaran sosoknya sudah sangat identik dengan Warna.

Di album pertama ini, Nina memilih jalur aman [dan nyaman] ketimbang bermain-main di areal yang asing. Memang, kita makin menyadari suara Nina ternyata tipis meski punya dominasi yang jelas. Ini sangat kentara di singel pertama Ya…Ya…[Aku Bahagia]. Lagu ciptaan Dewiq [yang ini istri Pay BIP], ini begitu kalem dan lembut di suara Nina. Lirik Dewiq yang kental dengan kekuatan perempuannya, tiba-tiba menjadi ringkih di lagu ini. Untung saja Nina menyanyikannya dengan suara altonya yang tak meliuk-liuk, simpel dan menghanyutkan. satu catatan penulis, lagu ini mengingatkan pada model-model ‘contemporary jazz’ ala Norah Jones. Nyaman di kuping.

Tipikal singel pertama ini nyaris mendominasi 10 lagu yang ada di album ini. Coba simak track Di Sore Nanti. Lagu ini didominasi denting piano. Kalau kita perhatikan, trend swing jazz ini memang sedang disukai. Pilihan yang juga diambil oleh Jane Monheit, Rene Olstead, dan tentu saja Norah Jones. Kini “rasa lokalnya” coba disentuh oleh Nina. Lagu yang dibuat oleh Emil Naif dan istrinya, Echa, ini unik. Meski punya kesan vintage seperti kebiasaannya di Naif, tapi dengan aksentuasi jazz yang sederhana, membuat lagu ini terasa nikmat.

Atau track Tak Menjauh dan Kembali Padamu. Suara “pasir bergulir” ala stick brush di snare drums-nya [teknik ini kerap dimainkan musisi jazz], terasa kuat sekali. Ini sebenarnya tidak mengejutkan karena anak kandung Tamam Hoesein ini adalah penyuka jazz, begitu pula dengan keluarganya yang dekat-dekat dengan musik ini.

Nina hanya menyisakan satu ruang untuk lagu up-beat di tembang Percuma. Dengan horn section, Nina tampaknya ingin lagu ini sepeti lagu yang dimainkan di kafe-kafe jazz di New Orleans. Simpel tapi terdengar megah dan elegan. Sayangnya, Nina tak berani mengeksplorasi lebih jauh.

Keberanian Nina untuk benar-benar “berbeda” dengan Warna cukup berhasil di album ini. Usut punya usut, Nina sempat kerja keras berlatih vokal di beberapa nama [dan berbagai aliran], seperti Elfa Secioria [kental dengan jazz], Ubiet [world music], Viky Sianipar [world music], dan Dodi Is.

Meski cukup “menyenangkan” disimak, penulis masih menganggap album ini seperti lullaby yang lembut dan meninabobokan. Atau inikah ciri baru seorang Nina?

* YA YA YA . . . ( AKU BAHAGIA ) *

mungkin ini saatnya
aku beri jawaban
semua pertanyaanmu
kini akan ku jawab
dengarlah aku bicara
karna takkan ku ulangi lagi

reff:
ya ya ya . . .

aku terima dirimu jadi teman hidupku

ya ya ya . . .

aku bahagia aku berjanji setia padamu

semua yg ku katakan tanpa ada paksaan
aku butuh dirimu kau pun membutuhkanku

repeat * repeat reff

repeat * repeat reff [2x]

ya ya ya . . .






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M